Balai TN Bantimurung Bulusaraung Gelar Pameran Produk HHBK, Konsisten kenalkan Ragam Hasil Hutan Bernilai Guna bagi Masyarakat

Maros – Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung secara kontiniu menyelenggarakan berbagai pameran untuk mengenalkan hasil produk hasil hutan bukan kayu kepada masyarakat.  Produk ini dikenal sering kita gunakan dalam sehari-hari sehingga terasa familiar bagi masyarakat. Pameran produk ini bertujuan untuk memperkenalkan pada masyarakat produk HHBK itu sendiri sekaligus menambah jejaring promosi produk sehingga produk lebih berekspansi luas kepada masyarakat.

Pameran produk di Jungle Run Event 2025

Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) merupakan produk kekayaan alam dari hutan yang diperoleh tanpa harus menebang pohon. Pemanfaatan HHBK ini dilakukan melalui dua skema, yakni pengelolaan berbasis desa penyangga dan pengelolaan secara tradisional pada zona tradisional, skema ini bertujuan utnuk memastikan adanya keseimbangan terhadap aspek konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Berbagai komoditas unggulan ditampilkan yang dikelola oleh kelompok tani hutan dan kelompok Wanita tani hutan seperti madu hutan, gula aren, kopi arabika dan robusta, kerajinan tangan dari bambu, sereh, tuak manis dari aren yang ksecara keseluruhan merupakan bagian dari pemanfaaran hutan yang dikelola secara kolaboratif menghasilkan produk yang bernilai ekonomi sekaligus memperkuat tata kola hutan berkelanjutan.

Pameran produk di acara Foresta Showbiz BP2SDM Wil. VI

Melalui penyelenggaraan pameran ini, masyarakat diajak bersama untuk memahami bahwa sejumlah produk yang digunakan sehari-hari memiliki keterikatan pada hutan konservasi sehingga dapat mengubah asumsi masyarakat bahwa pemanfaatan produk hutan tidak harus dengan merusak hutan yang dapat mengurangi fungsi dan kelestariannya.

Penyelenggaraan pameran ini sejalan dengan mandat kebijakan Kementerian Kehutanan melalui Pemberdayaan Masyarakat yang berupaya mendorong masyarakat lebih berdaya dan mandiri khususnya pada masyarakat yang hidup dan bergantung pada hasil hutan. melalui penguatan kapasitas, peningkatan kualitas produk serta dukungan promosi diharapkan masyarakat mampu meningkatkan daya saing komoditas HHBK dipasar jauh lebih luas.

Pameran Produk dan Gema Ramadhan BP2SDM VI

Melalui serangkaian pameran yang diadakan, diharapkan masyarakat dapat membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian hutan. dukungan terhadap produk HHBK tidak hanya berdampak luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat namun juga menjadi kontribusi yang nyata bagi keberlanjutan fungsi hutan konservasi

Penulis : 

Arini Puspita Lestari, S.Hut., M.I.Kom – Penyuluh Kehutanan Ahli Muda

Tags :

Bagikan :